2. Hasrat Keinginan… Halaman 47 dari Buku Think And Grow Rich

Standar

HASRAT KEINGINAN

TITIK TOLAK

DARI SEMUA PRESTASI

 

LANGKAH PERTAMA UNTUK MENJADI KAYA RAYA

KEGAGALAN AKAN MENGHINGGAPI MEREKA YANG SECARA ACUH TAK ACUH MEMBIARKAN DIRINYA MEMIKIRKAN KEGAGALAN.

Ketika Edwin C. Barnes meloncat dan gerbong ke reta barang sesampainya dia di kota Orange, New Jersey, Iebih dan tiga dasawarsa yang silam, sosoknya mungkin Iebih mirip seorang gelandangan, tapi di dalam benaknya merasa menjadi seorang raja!

Sambil melangkah menyusuri relmenuju ke kantor Thomas A. Edison, otaknya berpikir keras. Dia mem bayangkan dirinya berdin di hadapan Edison. Dia bisa mendengar mulutnya bertutur meminta kepada Tn. Edison agar diberi kesempatan untuk menjalankan OBSESI YANG MENGUASAI JIWANYA, sebuah HASRAT YANG BERKOBAR untuk menjadi seorang mitra bisnis dan tokoh penemu besar itu.

Hasrat di benak Barnes itu bukanlah sekedar ha apan! Bukan pula sekedar angan-angan! Sesungguhnya itu adalah KEINGINAN yang senantiasa bergejolak dihatinya dan melebihi segalanya. Sebuah keinginan yang tegas dan PAST!.

Hasrat itu bukan sesuatu yang barn ketika dia menghampiri Edison, karena dia telah begitu lama menguasai pikirannya. Ketika hasrat itu pertama kali hinggap di benaknya, boleh jadi itu hanyalah sebuah angan-angan, tapi ketika dia berhadapan dengan Edison, jelas dia tak hanya membawa angan-angan.

Beberapa tahun kemudian, Edwin C. Barnes kembali menghadap Edison, di kantor yang sama tempat pertama kali dia bertemu muka dengan pencipta besar itu. Kali itu KEINGINANNYA telah menjelma menjadi kenyataan. Dia berhasil menjadi mitra bisnes Edison. IMPIAN YANG SENANTIASA MENGUASAI jiwanya telah menjadi nyata. Orang di masa sekarang boleh saja in kepadanya karena dia mendapatkan peluang yang sangat langka itu. Mereka hanya memandang Barnes saat orang itu berjaya, tanpa mau repot-repot mencari tahu asal-usul kesuksesannya.

Barnes mendulang sukses karena dia telah mematok tujuan yang pasti, lalu memusatkan segenap energi, kesungguhan hati dan daya upaya untuk mencapai tujuan tersebut. Tentu dia tidak serta merta menjadi mitra bisnis Edison ketika pertama kali datang menemuinya. Dia rela melakukan pekerjaan yang paling kasar, asalkan semua itu memberinya peluang untuk melangkah lebih maju demi mencapai tujuannya.

Lima tahun dan kesempatan besar yang ditunggutunggunya tak jua muncul. Selama lima tahun itu dia tak melihat setitikpun harapan atau janji bahwa KEINGINANNYA akan terwujud. Buat semua orang-kecuali dia sendiri-dia hanyalah salah satu jeruji kecil dari roda raksasa bisnis Edison. Namun di dalam benaknya, sejak hari pertama dia bekerja di sana DIA SUDAH MENJADI REKAN BISNIS EDISON.

Hal di atas merupakan contoh hebat dahsyatnya kekuatan dan sebuah KEINGINAN YANG JELAS. Barnes berhasil menggapai Tn. Edison, melebihi ambisi apapun. Dia menyusun rencana untuk mencapai tujuan tersebut. Namun dia MEMBAKAR SEMUA JEMBATAN YANG MEMBAWANYA KEPADA TUJUAN ITU. Dia tetap bertahan dengan KEINGINANNYA sampai-sampai keinginan itu menjadi sebuah obsesi yang mendominasi kehidupannya, dan akhirnya berhasil mewujudkannya menjadi kenyataan.

Ketika dia bertolak ke kota Orange, dia tidak berkata “Aku akan membujuk Edison agar membenku pekerjaan,’ melainkan, ‘Aku ingin menemui Edison dan mengatakan kepadanya bahwa aku ingin bermitra dengannya.”

Dia bdak berkata, Aku mau mencoba bekerja di situ beberapa bulan, dan kalau memang tak ada harapan, aku akan keluar dan mencan pekerjaan lain.” Sesungg uhnya dia telah bertekad, ‘Biar kucoba dan mana saja. Akan kukerjakan apa saja yang diperintahkan Edison, tapi sebelum aku berhenti dan perusahaan itu, aku pasb sudah menjadi mitra bisnisnya.”

Dia tak pernah mengatakan “Aku akan mencani al- ternatif peluang yang lain kalau-kalau nanti aku gagal mendapat apa yang kucan di perusahaan Edison.’ Tekadnya sudah bulat: ‘Dalam hidup mi hanya ada satu keinginan yang akan kuwujudkan, yaitu menjadi rekan bisnis Thomas A. Edison. Akan kubakar semua jembatan yang telah kulewati, dan kucurahkan segenap kemampua nku, serta kuper taruhkan SELURUH MASA DEPANKU untuk mendapatkan keinginan itu.”

48

Dia bahkan tak sedikit pun melihat kemungkinan untuk mundur. Dia harus menang atau hancur! Hanya tu saja inti kisah kesuksesan Barnes’

Di jaman dahulu ada seorang panglima besar yang dihadapkan menjamin kemenangan pasukannya di medan perang. Dia akan menginmkan pasukannya menyerbu wilayah musuh yang sangat kuat, dengan jumlah pasukan yang jauh lebih banyak. Dia perintahkan semua prajuritnya naik ke kapal layar menuju ke wilayah musuh, lalu menurunkan mereka, membongkar semua perbekalann ya di sana, dan sesudah itu dia perintahkah anak buahnya membakar semua kapal yang mereka tumpangi. Sebelum melepas seluruh pasukannya ke medan perang, dia berpesan, Lihat, kapal kalian sudah hangus terbakar. Artinya, kita tak mungkin meninggalkan pulau mi hiduph idup kecuali kalau kalian memenangkan peperangan mi! Kini tak ada pilihan lagi. Kita hams menang atau binasa!’ Dan akhir pasukannya benar-benar memenangkan pert empuran. Semua orang yang ingin mencapai kemenangan hams rela membakar kapalnya dan menutup semua peluang untuk mundur. Hanya dengan itu kita dapat senantiasa mempertahankan HASRAT YANG BERKOBAR UNTUK MENANG, yang merupakan syarat pokok mencapai keberhasilan.

Setelah semalam suntuk kota Chicago luluh lantak karena kebakaran besar, keesokan hannya sekelompok pedagang berdiri di jalan State Street, memandangi puing-puing bekas toko mereka. Mereka menggelar konferensi untuk mengambil keputusan terbaik, apakah membangun kembali tokonya yang hangus terbakar, atau hengkang dan chicago dan pindah ke kawasan bisnis lain yang lebih menjanjikan. Hasilnya, mereka sepakat untuk angkat kaki dan Chicago, kecuali satu orang.

Pedagang yang bertekad untuk tetap bertahan dan membangun kembali tempat usahanya itu menunjuk pada puing-puing tokonya seraya berkata, Tuan-tuan, di tempat itu saya akan membangun toko terbesar di dunia, persetan berapa kali dia akan terbakar.’ sampai sekarang, dan menjadi sebuah monumen bagi sebuah HASRAT YANG MENYALA. Sebenarnya tak sulit bagi Marshal Field untuk ikut pindah seperti rekan-rekannya sesama pedagang. Kalau dirasa kondisi bisnis sangat berat dan prospek ke depan nampak suram, mereka akan angkat kaki dan mencari lahan lain yang lebih menjanjikan.

Simaklah baik-baik hal yang membedakan Marshal Field dengan para pedagang lainnya, sebab hal mi pula yang membedakan Edwin C. Barnes dan nbuan pemuda lain yang bekerja di per usahaan Edison. Perbedaan mi pula yang membedakan orang sukses dengan para pecundang.

Semua orang yang sudah sampa pada taraf pem ahaman tentang tujuan apa saja yang dapat dicapai dengan uang pasti mendambakan untuk memilikinya. Namun dambaan dan angan-angan semata tak akan serta merta membuat orang kaya. Namun menginginkan kek ayaan dan menjadikannya sebuah obsesi, diiringi dengan perencanaan yang jelas dan pasti tentang cara cara yang akan ditempuh untuk memperoleh kekayaan dan memb entengi rencana itu dengan tekad bulat yang tak mengenal kata gagal, pasti akan membawa kesuksesan.

Ada enam Iangkah yang praktis pasti dalam metode untuk mengubah HASRAT meraih kekayaan itu menjadi kenya taan.

50

‎1. Tetapkan dalam pikiran Anda berapa jumlah yang‎yang Anda inginkan, tak cukup hanya mengatakan,‎‎“Aku ingin banyak uang. Anda harus pastikan berapa‎jumlahnya. (Di dalam buku mi ada satu bab khususyang memaparkansebuah alasan psikologis yangmendasari pentingnyamemastikan sesuatu).‎

‎2. Tetapkan dengan pasti usaha atau pengorbanan apa‎yang inginkan itu. (Mustahil Anda bisa mencapaisesuatu secara cuma-cuma, bukan?)‎

‎3. Pastikan tenggat waktu kapan Anda ingin men‎dapatkan uang itu.‎

‎4• Susunlah sebuah rencana yang pasti untuk me‎wujudkan keinginan Anda itu,dan entah Anda siapataupun tidak,segeralah beraksi untuk menindaklanjuti rencana itu.‎

  1. 5. Tulislah sebuah pernyataan yang singkat dan jelastentang jumlah uang yang Anda inginkan, sebutkanpula tenggat waktu pencapaiannya, sebutkan pulaupaya apa yang akan Anda tempuh untuk memperoleh uang itu, dan jelaskan rencana yang akan Andawujudkan untuk mengumpulkan kekayaan tersebut.‎

‎6. Bacalah keras-keras pernyataan itu dua kali sehari,‎sekali pada malam han menjelang Anda istirahat dansekali pada pagi han setelah Anda terbangun.‎

SAAT ANDA MEMBACANYA, BAYANGKAN DAN RASA-‎

KAN BAHWA ANDA SUDAH MEMILIKI UANG ITU.‎

Anda harus mengikuti semua petunjuk dan keenamlangkah di atas, terlebih-lebih petunjuk yang Anda bacapada paragraf keenam.‎Mungkin Anda akan mengeluh karena merasa mustahil Anda bisa “membayangkan sudah memiliki uang”‎tanpa benar-benar memilikinya. Dalam hal ini, HASRAT KEINGINAN YANG BERKOBAR-KOBAR akan membantu Anda.‎Jika Anda sungguh-sungguh MENGINGINKAN uang tersebut danmengubahnya menjadi sebuah obsesi, tak sulitbagi Anda meyakinkan din bahwa anda pasti akanmendapatkannya. Yang penting anda benar-benar menginginkannya, dan agar Anda bisa bula t hati.‎Hanya orang yang Tersadar akan uang” dapat menumpuk harta. “Kesadaran akan uang” mengharuskanpikiran Anda dipenuhi oleh KEINGINAN untuk memperolehnya, sehingga Anda bisa membayangkan telah menggenggamnya di tangan.‎Buat para pemula yang belum mengenal cara kerjapikiran manusia, keenam petunjuk di atas jelas terkesantak praktis. Mereka yang meragukan keenam langkah diatas sebaiknya tahu bahwa informasi yang terkandung didalam keenam langkah di atas datang dari AndrewCarnegie sendiri. Mula-mula Andrew bekerja sebagaipekerja kasar di pabrik baja, namun orang yang mengawali langkah dengan sangat bersahaja itu akhirnyaberhasil menumpuk harta lebih dan sera tus juta dolar.‎

Perlu juga diketahui bahwa keampuhan dan ke enam langkah di atas telah diuji sendiri dengan seksama oleh Thomas A. Edison yang mengakui bahwa langkah langkah itu bukan hanya penting untuk menumpuk harta,‎ tetapi juga sangat diperlukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Langkahlangkah itu tak menuntut Anda

52

melakukan “kerja keras,” juga tak memerlukan pengorbananapapun. Anda juga tak perlu menjadi orang yangkonyol atau mudah ditipu. Bahkan untuk menerapkankeenam langkah ¡tu Anda tidak memerlukan banyak bekalpendidikan. Untuk berhasil menerapkan langkah-langkah¡tu Anda harus memiliki imajinasi yang cukup kuat, yangmemungkinkan Anda melihat dan memahami bahwakeberhasilan menumpuk harta tidak tergantung padafaktor kesempatan, keberuntungan dan rejeki. Orangharus mengerti bahwa mereka yang berhasil menjadi kayaraya pada awalnya pasti bermimpi, berharap, berangan-angan, BERKEINGINAN, dan menyusun rencana sebelumakhirnya berhasil meraih kekayaan.Berhasil mengumpulkan harta yang melimpah.KECUALI JIKA Anda berusaha keras menyulut HASRATyang berkobar untuk memiliki uang, dan benar-benarPERCAYA bahwa Anda akan memiliki- nya.

Sebaiknya pula Anda tahu bahwa pada awalnyasemua pemimpin besar dan awal peradaban hingga jamansekarang adalah pemimpi. Jika Anda tak bisa membayangkan harta kekayaan ¡tu benar-benar ada digenggaman Anda, sudah pasti Anda juga tak akanmelihatnya di rekening bank Anda. Belum pernah sejarahAmerika memberi ruang yang sangat luas bagi parapemimpi praktis. Kita yang tengah berlomba mencarikekayaan mestinya tahu bahwa dunia yang dinamis ¡nisenantiasa menuntut ¡de-ide baru, metode atau caracara, pemimpin baru, penemuan baru, metode belajarmengajar baru, metode pemasaran baru, aplikasikomputer baru, obat-obatan terbaru untuk melawanberbagai penyakit, dan berbagai pendekatan baru bagisegala aspek bisnis dan kehidupan. Di balik kebutuhanakan hal-hal yang baru dan lebih baik ¡tu ada satukualitas yang harus dimiliki semua orang, yakni KEJELASANATAU KEPASTIAN TUJUAN, tahu apa yang diinginkan, danKEINGINAN YANG MENYALA- NYALA untuk memilikinya.Untuk mencapai hal itu dibutuhkan seorang pemimpipraktis yang dapat dan sanggupmenindakianjuti impian-impian mereka. Para pemimpi praktis akan selalu menentukan warna peradaban. Kita semua yang menginginkanhanta berlimpah hendaknya ingat bahwa para pemimpinsejati adalah mereka yang dapat mengendalikan danmemanfaatkan daya dan kesempatan yang terpendam

dan tak kasat mata, dan mengubah kekuatan-kekuatan¡tu (dan semua gejolak pemikiran yang mereka punyai)menjadi pesawat terbang, mobil, layanan kesehatan yanglebih baik, dan segala bentuk kepraktisan yang membuathidup menjadi lebih nyaman.

Toleransi dan keterbukaan wawasan merupakan kebutuhan praktis para pemimpi di masa kini. Orang yangtakut mencoba hal-hal baru pasti akan kalah sejak awal.Era sekarang ini merupakan waktu yang sangat memihakorang-orang yang bermental pionir. Memang jamansekarang tidak nampak sekejam masa “the wild west”seperti pada jaman koboi dahulu; namun di hadapan kitaterbentang dunia bisnis, keuangan dan industri yangsangat luas dan menuntut kita mengubah dan mengarahkannya agar lebih baik.

Dalam menyusun rencana untuk menimbun kekayaan, jangan sekali-kali Anda mencela para pemimpi. Untukmenjadi pememang di dunia yang penuh perubahan ¡ni,Anda harus bisa menangkap semangat para penintis danmasa lalu, yang mimpi-mimpinya telah memberi nilai bagiperadaban, semangat ¡tu pula yang menghidupi negeri

54

kita, yang membuka peluang bagi kita semua untuk mengembangkan dan menjual segala bakat yang kita punya. Columbus bermimpi menaklukkan Dunia Baru dan mempertaruhkan jiwa raganya demi menemukan dunia itu, dan akhirnya dia berhasil! Copernicus sang astronom besar itu mengimpikan adanya jagad raya yang kompleks, dan berhasil membuktikannya! Tak seorang pun mencelanya sebagai “tukang bermimpi” ketika dia berhasil membuktikan teorinya. Bahkan sekarang umat di seluruh dunia memuja dirinya, dan hal itu membuktikan bahwa “SUKSES TAK MEMERLUKAN KATA MAAF, SEDANGKAN KEGAGALAN TAK MEMERLUKAN ALIBI.” sungguh Anda yakini, jangan hiraukan apa kata orang ketika Anda mengalami kekalahan sesaat, karena mungkin “mereka” tak tahu bahwa SEMUA KEGAGALAN MEMBAWA BENIH KESUKSESAN YANG SAMA BESARNYA. Henry Ford, yang miskin dan tak berpendidikan, bermimpi bisa menciptakan kereta tak berkuda, alu dia bekerja dengan perkakas yang ala kadarnya tanpa menunggu datangnya kesempatan yang baik, dan sekarang bukti-bukti kebenaran mimpinya memenuhi semua pelosok dunia. Dialah orang yang paling banyak menggerakkan roda di muka bumi ini, karena dia tak pernah takut untuk mengejar mimpinya. Thomas Edison mengimpikan lampu yang dapat dioperasikan dengan tenaga listrik dan segera bekerja demi menindaklanjuti mimpinya. Meskipun ribuan kali gagal, dia tetup teguh dengan mimpinya itu sampai akhirnya berhasil mewujudkannya. Para pemimpi praktis TAK PERNAH MENYERAH.

Lincoln mengimpikan kebebasan bagi para budak kulit hitam, segera bekerja untuk mewujudkan mimpi itu, dan sempat menyaksikan Amerika Utara dan Selatan bersatu dan mewujudkan mimpinya. Wright bersaudara mengimpikan sebuah mesin yang dapat terbang di udara. Sekarang orang bisa menyaksikan bahwa mimpi mereka bukan khayalan kosong. Marconi mengimpikan sebuah sistem yang dapat mengendalikan kekuatan udara yang tak nampak, namun dapat menghantarkan gelombang radio. Bukti-bukti bahwa impiannya tak sia-sia dapat kita saksikan pada semua pesawat radio, TV, dan ponsel di dunia. Mimpi Marcono juga telah menyatukan mereka yang tinggal di gubug reyot dengan para penghuni pun yang megah. Radio juga menyatukan penduduk menciptakan media yang memungkinkan orang menyiarkan berita, informasi dan hiburan secara serentak ke seluruh penjuru dunia. Mungkin Anda perlu tahu bahwa “teman-teman” Marconi dahulu sempat menyekapnya dan memeriksakan dia ke sebuah rumah sakit jiwa ketika dia menyatakan telah menemukan cara mengirimkan pesan melalui udara tanpa bantuan kabel atau sarana komunikasi langsung lainnya. Para pemimpi sekarang nasibnya jauh lebih mujur. Sekarang dunia sudah terbiasa dengan munculnya berbagai penemuan. Lebih dan itu, dunia sekarang bahkan dengan sukarela akan memberi ganjaran bagi pemimpi yang memberi ide-ide baru bagi peradaban.

Ray Kroc adalah contoh yang bagus tentang orang yang berhasil mewujudkan mimpinya. Kroc adalah seorang salesman alat pembuat susu kocok. Kebanyakan konsumennya yakni pemilik restoran dan depot makan

pinggiran jalan-hanya membeli satu atau dua unit saja. Ketika sebuah toko makanan kecil di San Berardino, California, memesan delapan unit, dia berkunjung ketempat itu untuk melihat berapa banyak susu kocok yang

56

bisa mereka jual. Dia belum pernah melihat restoran yangbegitu ramai dipadati pengunjung. Dua bersaudara pemilikrestoran itu tak banyak mengobral menu: hanya hamburger, burger keju, kentang goreng dan minuman ringantetapi semuanya dijual dengan harga murah.Kroc mengendus sebuah peluang. Kalau dia bisamembuka jaringan restoran yang produktif dan menguntungkan seperti itu, uang dengan mudah akan mengalir kepundit-pundinya. Dia menyampaikan idenya kepada McDonald bersaudara dan segera melaksanakannya. Dalambeberapa tahun saja McDonald’s bukan hanya menjadioutlet makanan yang paling laris di Amerika, tapi Krocmembeli restoran itu dan McDonald bersaudara dan mengembangkan bisnisnya menjadi sebuah fenomenainternasional, dan sukses itu melambungkannya menjadisalah satu orang terkaya di masanya.

Dunia sekarang sarat dengan PELUANG yang takpernah diketahui para pemimpi praktis di masa lampau.SEBUAH HASRAT YANG MENYALA UNTUK BERTINDAK DANMEWUJUDKAN SESUATU merupakan titik tolak bagi parapemimpi. Mimpi-mimpi tak mungkin terlahir oleh sikap masabodoh, kemalasan atau kosongnya ambisi. Kini dunia tidaklagi mengejek pemimpi atau menyebut mereka pengkhayalkosong. Bangkitkan nyali, karena pengalaman-pengalamanitu telah menempa baja di dalam din Anda, itulah aset diri anda yang tak terkira-kira harganya. Jangan lupa bahwaorang-orang sukses selalu mengalami awal yang burukdan harus berjuang keras serta merasakan semua pedih perih sebelum mereka mencapai gerbang kesuksesan.Perubahan arah hidup dan orang-orang sukses biasanyaterjadi pada masa-masa krisis, saat mana merekadiperkenalkan pada “sisi mereka yang lain.”

John Bunyan berhasil menulis the Pilgrim’s Progress, yang tergolong karya Sastra Inggris terbaiksetelah dia dikurung di penjara dan menjalani hukumanyang sangat menyakitkan, dikarenakan pandangannyatentang agama yang saat itu dianggap murtad.

  1. Henry menemukan sosok jenius yang tertidur pulas dibenaknya setelah dia dibelit nasib sial dan dijebloskan ke sebuah sel di kota Columbus, Ohio. KarenaDIPAKSA mengenali “sisi dirinya yang lain” dan memakaiIMAJINASInya melalui berbagai pengalaman pahit, Henryberhasil menemukan jati dirinya sebagai Liku-liku jalankehidupan memang aneh dan beraneka rupa. Namunsesungguhnya masih lebih aneh lagi jalan kecerdasantanpa batas yang sesekali memaksa manusia menjalanisegala macam hukuman sebelum menemukan otak merekayang cerdas berikut kemampuannya untuk menciptakanide-ide yang berguna melalui daya imajinasinya.Edison, tokoh pencipta dan ilmuwan terbesar duniaitu, pernah menjadi operator telegram paruh waktu.Berkali-kali dia mengalami kegagalan sebelum akhirnyamenemukan sosok jenius yang tidur pulas di dalamotaknya.

Charles Dickens pernah menjadi buruh pemasang label merek di sebuah pabrik ketel. Tragedi kegagalan cintapertamanya begitu dalam mengendap di lubuk jiwanya,dan mengubahnya menjadi salah satu pengarang terbesardi dunia. Dan tragedi itu lahirlah novel David Copperfield,yang kemudian disusul oleh karya-karya lain yangmenjadikan dunia ini lebih baik dan lebih berwarna bagipara pembacanya.Kegagalan cinta biasanya menyebabkan lelaki berpaling ke miras dan perempuan menjadi hancur hidupnya.

58

Semua ¡tu dikarenakan orang pada umumnya tak maubelajar untuk mengubah gejolak emosi mereka menjadimimpi-mimpi yang konstruktif.Helen Keller tuli, bisu dan buta sejak lahir. Meskibegitu buruk nasibnya, kini namanya tertulis di semuabuku sejarah tentang orang-orang besar. Seluruh kehidupannya menjadi bukti bahwa orang tak pernah gagalsebelum dia menerima kegagalan ¡tu sebagai realita.

Robert Burns pada mulanya hanya seorang pemuda dusunyang buta huruf, miskin, dan tumbuh menjadi seorangpemabuk. Dunia menjadi lebih indah karena keberadaannya, karena dia menciptakan pikiran.Booker T. Washington lahir di tengah-ten- gahsuasana perbudakan. Ras dan warna kulitnya menjadikannya warga yang terpuruk. Karena dia senantiasatoleran dan bersikap terbuka atas segala masalah danurusan, dia menjadi seorang PEMIMPI dan meninggalkannama harum di bagi kelompok rasnya.Beethoven tuli, John Milton buta, namun nama mereka tetap abadi sepanjang waktu, karena keduanyapernah bermimpi dan menerjemahkan mimpi-mimpi itu kedalam pikiran yang terorganisir.

SEMUA KEGAGALAN MEMBAWA BENIH KESUKSESAN YANG SAMA BESARNYA.

Arnold Schwarzenegger adalah contoh lain tentangorang yang menindaklanjuti hasrat keinginannya menjaditindakan dan prestasi nyata. Mula-mula dia dikenalsebagai “Mr. Universe,” seorang atlit angkat berat yangsangat dikagumi.

Tetapi Schwarzenegger bukan sekedar lelaki berotot seperti yang lain. Dia lelaki yang punya impian dantujuan dan dia mewujudkan mimpi itu, menjadi pebisnisyang sukses dan salah satu bintang film termahal danakhirnya menjadi gubernur California.

Dia lahir dan tumbuh besar di Austria dan sejak kecil sudah tekun berlatih angkat berat. Pada usia 18 tahundia memenangkan konteks binaraga dan selama lima kaliberturut-turut berhasil mempertahankan gelar Mr. Universe. Dia berimigrasi ke Amerika Serikat dan masih terus memenangkan kontes-kontes serupa. Meskipun dia sudah memiliki prestasi di atas rata rata di bidang olah otot, dia tak mau berpuas din. Dia mencari tantangan lain yang memungkinkan dia menggunakan bakat-bakatnya.

Dan latihannya di bidang pengembangan fisik dia tahu perlunya pengetahuan tentang kesehatan jasmani dikalangan masyarakat. Dia memiliki pengetahuan itu dan ingin mempromosikan pentingnya kesehatan dan kebugaran jasmani bagi para remaja. Dia mengunjungi pusat pusat kota dan menghimbau kaum remaja agar secarasadar menjauhi kekerasan dan kriminalitas, dan menolak obat bius dan menjauhi geng bersenjata, dan tekun belajar.

Schwarzenegger telah meraih target ini dengan giat membiayai dan memimpin berbagai organisasi yang secara khusus menangani kebugaran dan kesehatan jasmani. Dia pernah menjadi anggota komisi kepesidenan yang mengurusi masalah kebugaran jasmani, dan berhasil menetapkan standar kebugaran fisik bagi seluruh warga Amerika Serikat. Pada tahun 2003, ketika warga California menuntut untuk memecat gubernur yang saat itu masih berkuasa, Schwarzenegger melemparkan topinya ke pentas politik dan dengan kemenangan telak berhasil terpilihmenjadi gubernur California yang baru.Anda dapat belajar banyak dan orang ini. Dalam

60

menetapkan sasaran sukses, Anda jangan hanya membatasi diri pada satu bidang semata. Schwarzenegger bisa saja hanya memfokuskan seluruh ambisinya pada dunia olah otot dan meraup kesuksesan, tetapi nyatanya dia masih mempunyai banyak impian lain, mematok target yang lebih tinggi dan berjuang setengah mati untuk menggapainya. Dia belajar dan keberhasilannya dan menerapkan pengetahuannya itu pada aspek-aspek kehidupan lainnya.Dia tak mudah patah semangat hanya karena kritikan. Banyak kritisi film yang meragukan kemampuan aktingnya pada film-film pertamanya. Tapi dia tak surut langkah dan terus mengejar ambisinya untuk menjadi salah satu aktor dengan bayaran tertinggi di Hollywood. Selanjutnya dia menjadi wirausahawan yang sangat sukses sebelum akhirnya menjabat sebagai gubernur di negara bagian Amerika Serikat.

Dia menulis sebuah otobiografi yang berjudul “Arnold:The Education of a Bodybuilder, “ (Arnold: Pendidikan seorang Binaragawan), yang disusul dengan buku lain tentang kegiatan binaraga bagi kaum perempuan yang menjelaskan kepada para pembaca wanita cara memanfaatkan latihan angkat beban untuk mengukir otot tubuh yang indah.

Buku ini telah melahirkan sebuah bisnis “mailorder” dan perusahaan yang mengelola berbagai event binaraga. Semua usaha itu telah melempangkan jalan baginya menuju kepada kesuksesan sebagai pebisnis. Sasaran berikut yang dibidiknya adalah dunia layar perak. Bahkan sebelum dia selesai membintangi film pertamanya, dia sudah mematok target yang ambisius untuk berjaya di bidang film dengan tingkat kesuksesan yang

62

setara dengan kegiatannya di bidang binaraga. Setelah menolak tawaran untuk mengisi beberapa peranan remeh, dia berhasil mendapatkan peranan utama untuk film “Conan, the Barbarian.” Keberhasilannya di film ¡tu menghantarnya menghiasi layar perak pada beberapa film laga lainnya yang melambungkan dirinya sebagai salah satu aktor termahal di Hollywood. Keberhasilan sebagai aktor film tak juga membuat

Schwarzenegger berpuas hati. Dia mematok target baru, kali ini di bidang bisnis. Dia menanam modal di bidang real estate, membuka jaringan restoran dan aktif di berbagai usaha lainnya sampai akhirnya dia menjadi seorang multi milyuner.

Namun ketika kesuksesan demi kesuksesan berhasil digenggam, dia masih ingin mengejar salah satu cita-cita yang sungguh diimpikannya yakni menjadi pelayan masyarakat.

Sebelum melanjutkan ke bab berikutnya, nyalakanlah kembali api harapan, keyakinan dan toleransi di dalam relung pikiran Anda. Jika Anda sudah mencapai kondisi jiwa yang seperti itu dan mengetahui cara kerja dañ keenam prinsip yang saya jelaskan di atas, maka segala yang Anda perlukan pasti akan datang sendiri, serta SlAP menerimanya. Dengan sangat jitu Emerson menggambarkan kondisi jiwa itu: “Semua kata mutiara, semua buku bijak dan nasihat yang menenteramkan hati baru akan Anda dapatkan setelah Anda tempuh jalanan yang jauh dan berliku. Namun sobat sejati yang sangat anda rindukan sesungguhnya bersemayam di relung jiwa anda

yang paling lembut dan tak sekalipun akan pernah meninggalkan anda.”

Ada perbedaan antara kondisi jiwa dan orang yang hanya BERANGAN-ANGAN mengharapkan sesuatu dengan orang yang SlAP menerima sesuatu yang dia harapkan. Tak mungkin ada orang yang siap menerima sesuatu kecuali jika dia yakin dapat mendapatkannya. Kondisi jiwa yang dimaksud adalah KEYAKINAN, bukan hanya harapandan angan-angan. Sikap terbuka merupakan syarat amat penting untuk meyakini sesuatu. Pikiran yang senantiasatertutup tak akan membawa keyakinan, dan keberanian. Ingat, usaha yang Anda perlukan untuk mengharapkan kekayaan dan kesejahteraan jauh lebih ringan dibandingkan dengan upaya yang Anda perlukan untuk rela menerima kemiskinan dan nestapa. Seorang penyair besar dengan sangat tepat memaparkan fakta universal itu melalui bait-bait berikut ini:

“Aku telah sepakat untuk bekerja bagi kehidupan demi upah satu penny,

Dan dia menolak memberiku lebih,

Saat kusadari betapa kecilnya upah itu.

Dia tak lebih dan seorang majikan,

yang memberikan apa yang kau minta,

Dan bila harga keringatmu telah disepakati,

Bagaimanapun juga lunasilah tanggung jawabmu.

Han itu aku bekerja demi upah seorang kuli,

Ketika kusadar akan kebodohanku:

Bahwa berapapun kau meminta dan Kehidupan,

Dengan senang hati dia akan memenuhinya.”

Mary Kay Ash, pendiri perusahaan Mary Kay Cosmetics, menyatakan bahwa dia meraup sukses besar karenadirinya berhasil menumbuhkembangkan rasa percaya dankeyakinan pada dirinya sendiri dan orang-orang yang

64

bekerja di perusahaan besar yang dimilikinya, yangsekarang terdiri atas Iebih dan 250.000 konsultankecantikan independen di seluruh dunia.Dia memulai karirnya di bidang penjualan duapuluhlima tahun sebelumnya ketika dia bekerja di Stanley HomeProducts. Dia sering mengatakan bahwa dirinya gagalpada tahun pertama dan ingin sekali keluar dan perusahaannya. Dia merasa gagal total dan nyaris menyerah.Namun keputusasaan itu berubah setelah dia mengikutiseminar penjualan yang digelar oleh perusahaan Stanley.Dia mengatakan: “Pada seminar itu kulihat seorangperempuan tinggi, langsing dan cantik yang memakaimahkota penghargaan sebagai pemenang kontes penjualan di perusahaannya. Dalam hati aku sangat inginmerebut gelar bergengsi itu pada tahun berikutnya,meskipun itu nampaknya mustahil. Namun aku sudahbertekad untuk menghadap presiden perusahaannya danmenyatakan keinginanku untuk merebut gelar ratu kontesitu pada tahunTn. Beveridge sama sekali tidak mentertawakanku.Dia bahkan menatap mataku dalam-dalam dan menggenggam tanganku seraya berucap, ‘Entah mengapa akuyakin kau pasti bisa.’ Kata-katanya itu memacusemangatku dan pada tahun berikutnya aku benar-benartampil sebagai juara kontes.”

Mary Kay senantiasa menyerukan sekaligus membuktikan sendiri bahwa langkah awal menuju keberhasilanadalah dengan sepenuh hati meyakini bahwa Anda oranghebat yang sangat pantas untuk sukses. Dalam sebuahartikel yang dimuat di majalah Persona! Excellence, diabahkan menunjukkan beberapa latihan yang dapat Andalakukan untuk mewujudkan citra diri anda sebagai oranghebat, dan mulai menciptakan suasana sukses di dalamkehidupan Anda. Simaklah beberapa sarannya berikut ini:

Bayangkan!ah diri Anda sudah menjadi orangyang sukses. Teruslah gambarkan din Anda sebagai sosokyang sukses. Cobalah gambarkan diri Anda sebagai orangsukses yang Anda idamkan. Luangkan sedikit waktusetiap han untuk menyendiri tanpa diganggu siapa pun. Usahakan agar diri Anda merasa nyaman dan santai.Pejamkanlah mata Anda dan konsentrasikan pikiran Andapada sasaran-sasaran yang hendak Anda capai. Bayangkan diri anda berada di dalam lingkungan baru itu sebagaiseseorang yang cakap dan penuh percaya diri.

Renungkan Kesuksesan yang Pernah Anda Raih diMasa La!u. Semua kesuksesan itu, sebesar atau sekecilapapun, membuktikan bahwa Anda sesungguhnya mampumenggapai kesuksesan yang lebih besar lagi. Rayakansemua kesuksesan itu. Anda boleh mengingat-ingatnya setiap kali rasa percaya diri Anda mulai pudar.

Pastikan Sasaran yang Hendak Anda RaM. Anda ha-rus memiliki gambaran yang jelas tentang arah yang akanAnda tempuh.dan secepat mungkin ambillah langkahlangkah koreksi yang diperlukan. Tunjukkan Respons Positif Pada Kehidupan. Bangunlah citra diri yang positif. Citra diri Anda, reaksipositif yang anda tujukan pada kehidupan, dan semuakeputusan yang anda ambil sepenuhnya berada di dalamkendali Anda.

KUATNYA HASRAT KEINGINAN PASTI

MAMPU MENYIASATI ALAM

Sebagai klimaks untuk bab ini Anda akan sayaperkenalkan dengan salah satu tokoh paling luar biasa

66

yang pernah saya kenal. Saya pertama bertemudengannya beberapa menit setelah dia lahir. Dia terlahirke dunia ini tanpa sepasang telinga, dan dokter yangdimintai pendapat medis menyatakan bahwa kemungkinandia akan menjadi penyandang bisu tuli seumur hidupnya.Saya tolak mati-matian pendapat dokter itu. Saya jelas berhak untuk itu. Betapa tidak? Saya ayah kandung

dari bocah itu. Saya sendiri sudah membuat keputusandan memiliki pendapat sendiri, meskipun masih sayarahasiakan di lubuk hati yang paling dalam. Saya sudahberketetapan bahwa anak saya harus bisa bicara danmendengar seperti layaknya manusia normal. Sayamemang dianugerahi seorang anak tanpa organ pendengaran, tetapi alam tak berhak memaksa sayamenerima realitas bahwa anak saya terlahir cacat. Didalam benak saya terbersit keyakinan bahwa anak sayaakan mampu bicara dan mendengar. Bagaimana caranya?Saya yakin pasti ada cara untuk itu, dan saya pasti akanmencarinya. Saya terkenang pada kata-kata bijakEmerson, “Segala kejadian di dunia ini mengajarkankepada kita untuk yakin. Kita tinggal mematuhinya saja.Pasti ada pemandu bagi kita semua, dan jika kitamenyimak dengan seksama, kita akan mendengarkanpetunjuk yang tepat.”

Apakah kata yang tepat itu? HASRAT KEINGINANDi atas segala-galanya saya MENGINGINKAN jangan sampai anak saya menjadi pemuda tuli bisu. Tak sedetik pun saya pernah berpaling dari keinginan itu. Beberapa tahunyang silam saya pernah menulis, “Satu-satunya keterbatasan kita hanyalah yang ada di dalam pikiran kita.”

Untuk kali pertama saya sempat mempertanyakankebenaran ungkapan itu. Di depan saya terbaring bayimerah yang tidak memiliki organ pendengaran. Kalaupundia kelak dapat mendengar dan bercakap-cakap, bentuknya tetap saja manusia yang cacat. Tentu saja inisebuah keterbatasan, meskipun kesadaran itu belumtertanam di benak bayi merah itu.Apa yang bisa saya lakukan? Bagaimanapun caranya saya harus mencangkokkan ke benak bocah ituHASRAT SAYA YANG TAK PERNAH PADAM untuk mencaricara menghantarkan getaran suara ke dalam otaknya,meskipun tanpa perantaraan organ pendengaran yangnormal.Kelak jika anak itu cukup besar un-tuk mengertidan bisa diajak bekerja sama, saya akan penuhi otaknyadengan HASRAT KEINGINAN YANG BERKOBAR untuk bisamendengar, dan bahwa Alam, dengan caranya sendiri,akan mengejawantahkan keinginan itu menjadi sebuahkenyataan. Semua pikiran itu hanya saya simpan di dalamhati dan tidak saya sampaikan kepada siapapun. Setiap hari saya tegaskan kepada diri sendiri bahwa saya taksudi anak saya menderita bisu tuli.

Ketika dia tumbuh besar dan mulai meng- amatiberbagai benda di sekitarnya, kami lihat dia bisa sedikitmendengar. Ketika dia menginjak usia di mana anak-anaklain mulai belajar berbicara, dia tak menunjukkan gejalaitu, namun dan perilakunya kami yakin bahwa dia sedikitmampu menangkap getar suara. Hanya itu saja untukmendengar, meskipun sekecil apapun, kemampuan itupasti dapat ditingkatkan. Lalu terjadilah sesuatu yangmemberi saya setitik harapan, dan itu terjadi secarakebetulan. Kami baru saja membeli pemutar piringanhitam. Ketika bocah itu mendengar suara rekaman musikuntuk pertama kalinya, bukan main girang hatinya, dan

68

dia tak pernah mau jauh-jauh dan benda itu. Tak lamasesudah itu dia mulai menyukai judul-judul lagi tertentu,antara lain lagu “It’s a Long Way to Tipperary.TM

Pernahsuatu kali dia memutar lagu itu berkali-kali sampai hampirdua jam, sambil berdiri di depan pemutar piringan hitamitu dan menggigit pinggiran karton sampul rekamankesukaannya. Selama bertahun-tahun kami tak juga memahami arti dari kebiasaannya itu, karena saat itu kamibelum mengenal teori tentang kemampuan tulang manusiauntuk menghantarkan getaran suara ke otak.

Setelah dia mulai suka memain-mainkan piringanhitam itu lambat laun dia dapat mendengarkan saya jikasaya berbicara sambil menempelkan bibir ke tulang mastoid di pangkal otaknya. Penemuan itu telah memberikanmedia yang saya perlukan untuk menerjemahkan HasratKeinginan saya menjadi kenyataan, yakni membantu anaksaya belajar berbicara dan mendengar. Saat itu denganamat susah payah dia hanya bisa mengucapkan kata-kata tertentu. Keadaan itu cukup membuat saya berkecilhati, namun KEINGINAN SAYA YANG DILANDASI OLEHKEYAKINAN tidak sudi mengenal kata mustahil.Setelah yakin bahwa dia dapat mendengar suarasaya dengan jelas, seketika saya tularkan kepadanyahasrat keinginan untuk berbicara dan mendengar.Ternyata anak itu suka dibacakan dongeng sebelum diatidur. Jadi saya mulai mengarang-ngarang dongeng yangsecara khusus saya rancang untuk menanamkan bisamendengar dan menjadi manusia normal.

Ada satu dongeng tertentu yang selalu saya ulang-ulang dan selalu saya bumbui dengan nuansa baru setiapkali saya menuturkannya. Dongeng itu memang khusussaya desain untuk menanamkan keyakinan di dalambenaknya bahwa kondisinya itu bukan sebuah bebanderita, melainkan sebuah aset yang sangat bernilai.

Walapun semua filosofi yang pernah saya pelajaridengan gamblang menunjukkan bahwa SETIAP KEKURANGAN PASTI MENYIMPAN BENIH KEUNGGULAN YANGSETARA, dengan jujur harus saya akui bahwa saya benar-benar tak tahu bagaimana harus memandang kondisicacat anak saya itu sebagai sebuah aset yang mahal.

Tetapi tanpa henti saya terus saja mengemas dongengkhusus itu dengan filosofi tersebut seraya berharap padasuatu saat kelak dia bisa menyusun rencana untukmemanfaatkan kekurangan flsiknya itu untuk meraihtujuan yang berfaedah.

Logika menunjukkan kekurangan organ pendengaranmerupakan cacat yang sangat sulit dikompensasi. Namunlagi-lagi HASRAT yang dilandasi oleh KEYAKINAN telahmenepis logika itu, dan terus mendorong saya untuk takmenyerah.

Setelah saya analisa pengalaman lampau itu, kini saya sadari bahwa keyakinan anak saya pada penuturan saya ternyata tak ada hubungannya dengan keajaiban yang diperolehnya. Dia tak pernah mempersoalkan kata-kata saya. Saya katakan padanya bahwa dalam hal-hal tertentu dia jauh lebih hebat daripada kakaknya, dan dalam berbagai hal keunggulan itu selalu nampak. Sebagai contoh, setelah mengetahui dia tak memiliki telinga, guru-gurunya di sekolah memberinya perhatian khusus dan bersikap lebih ramah padanya,gurunya dan menjelaskan kondisinya seraya meminta mereka memberikan perhatian khusus kepadanya. Ketika dia cukup besar dan ingin menjadi penjual koran, lagi-lagi saya katakan padanya bahwa dia jauh lebih hebat dari kakaknya, yang saat itu

70

sudah lebih dulu menjadi penjaja koran. Saya katakanbahwa dia akan mendapatkan uang lebih banyak dari parapembeli karena dia seorang pemuda yang cerdas dan rajin meskipun tak mempunyai telinga. Kami perhatikan juga bahwa secara perlahan pendengaran anak ¡tu semakin meningkat. Lebih dan itu dia sama sekali tidak menghiraukan cacat yang disandangnya. Menginjak usia tujuh tahun, dia mulai menunjukkan bukti-bukti awal bahwa keyakinan dan filosofi yang saya tanamkan ke benaknya mulai membuahkan hasil. Berbulan-bulan lamanya dia merengek minta diijinkan menjual koran, tetapi ibunya dengan tegas melarang. Perempuan itu khawatir dia tak aman berada di jalanan karena dia jelas-jelas tuli. Akhirnya dia bertindak sendiri. Pada suatu siang, ketika kami tinggalkan dia dengan pembantu di rumah, dia melompat keluar lewat jendela dapur lalu melangkah pergi. Dia meminjam uang enam sen kepada seorang tukang sepatu di lingkungan kami, lalu . .

uang itu dipakainya sebagai modal berjualan koran. Korannya terjual habis, uangnya dia gunakan lagi untuk membeli koran dan agen, dan dia lakukan hal itu menjadi sebuah kenyataan. berulang-ulang sampai hari petang. Setelah menghitung total omzetnya dan mengembalikan uang enam sen yang dipinjamnya dari tukang sepatu itu, dia berhasil meraup laba empatpuluh dua sen. Setelah kami pulang, kami dapati dia sedang tertidur pulas sambil menggenggam uang recehan hasil jerih payahnya. Ibunya membuka genggamannya, mengambil keping-kepingan receh itu sambil menangis pilu. Ya ampun Meratapi kemenangan pertama saya tertawa gelak-gelak karena tahu bahwa perjuangan saya menanamkan sikap percaya din di benak bocah itu telah berhasil. Ibunya melihat bahwa bocah itu

 

HASRAT KEINGINAN YANG Memiliki cara tersendiri untuk menjelma menjadi sebuah KENYATAAN

72

telah mempertaruhkan nyawanya di jalanan demisegenggam uang receh yang tak seberapa. Sebaliknyasaya melihat seorang pebisnis kecil yang berani danandal, yang modal rasa percaya dirinya telah meningkatseratus persen, karena dia telah mengambil inisiatif untukberbisnis, dan berhasil! Transaksi itu sungguh membesarkan hati saya, sebab saya tahu bocah itu terbuktipunya akal dan mau memakai semua daya upaya yangakan selalu menyertainya di setiap langkah dalam kehidupannya.

Kejadian-kejadian selanjutnya senantiasa membuktikan hal itu. Kalau kakaknya meminta sesuatu, dia akanbergulung-gulung di lantai dan melolong sampai kerongkongannya serak, dan akhirnya kami harus mengalahmemenuhi permintaannya. Lain dengan dia, kalau “si tulikecil” itu menginginkan sesuatu, dia akan mencari carauntuk mendapatkan uang, dan setelah diperolehnya diaakan membeli benda yang diinginkannya. Sampai sekarangdia masih menempuh cara itu! Sungguh, anak saya telahmenunjukkan bahwa kekurangan atau cacat dapat diubahmenjadi batu pijakan untuk mencapai tujuan yang mulia,asalkan kondisi itu tidak dianggap sebaga kendala ataualibi untuk menyerah pada kegagalan.

Si tuli kecil itu terus naik kelas, meneruskan sekolah ke SMU dan akhirnya ke bangku perguruan tinggitanpa bisa mendengar suara gurunya kecuali kalaumereka berteriak atau berbicara cukup jelas dari jarakdekat. Dia tak kami sekolahkan ke SLB tuna rungu. Kamitak akan mengijinkan dia belajar bahasa isyarat. Kamisudah berkeputusan dia harus menjalani hidup normal,bergaul dengan anak-anak normal, dan kami bersikukuhdengan tekad itu, walaupun tak jarang kami harusberdebat dengan para pejabatSewaktu dia di bangku SMU, dia pernah mencobaalat bantu pendengaran elektronik. Tetapi rupanya alatitu tak banyak membantunya. Menurut Dr. J. Gordon Wilson, dari Chicago, ketika berumur enam tahun anak itumenjalani operasi di salah satu sisi kepalanya, dandiketahui bahwa dia memang tidak memiliki sedikit punorgan pendengaran.

Pada pekan-pekan terakhirnya di bangku kuliah (delapanbelas tahun setelah dia dioperasi), terjadilahsesuatu yang merupakan titik balik terpenting dalamkehidupannya. Secara kebetulan, dia mendapatkan kiriman sampel alat bantu pendengaran elektronik untuk diujicoba. Dia tak begitu antusias mencobanya karena pernahdikecewakan alat serupa. Akhirnya dia coba juga alat itudan secara asal-asalan dia menempelkan alat tersebut kekepalanya, menyambung baterainya, dan astaga, bagaikan sihir, tiba-tiba KEINGINANNYA MENDAPATKAN PENDENGARAN YANG NORMAL MENJADI KENYATAAN!

Untukpertama kali dalam hidupnya dia bisa mendengar dengan

normal seperti orang lain.“Cara Tuhan menunjukkan mukjizatnya se- lalu sajamisterius” Begitu gembira hatinya oleh perubahan duniayang dia rasakan berkat alat bantu pendengarannya itudia segera menyambar telepon, menghubungi ibunya, danbisa mendengarkan suaranya dengan jernih. Keesokanharinya dia bisa mendengar suara profesornya di kelas,untuk pertama kali dalam hidupnya Dahulu dia hanya bisamendengar kalau orang-orang itu berteriak atau bicara sedikit keras dari jarak dekat. Dia bisa mendengar siaranradio, suara dialog di bioskop. Untuk kali pertama dia bisabebas bercakap cakap dengan orang lain tanpa lawan

74

bicaranya harus berteriak. Dia sungguh- sungguh telahmendapatkan dunia yang berbeda itu. Kami tak sudimenerima kekhilafan Alam, dan melalui HASRAT YANGKUAT, kami berhasil mem- bujuk Alam.HASRAT kami yang kuat sudah mulai membuahkanhasil, tapi kemenangan itu belum lengkap. Anak itu masihharus mencari cara yang pasti dan praktis untukmengubah kecacatannya menjadi aset yang sebanding.Setengah tak sadar akan makna penting dan kejadian yang dia alami itu, karena terlalu girang hatinyadapat merasakan dunia yang dipenuhi bebunyian, diamenulis surat kepada perusahaan produsen alat bantupendengaran itu dan dengan bersemangat menceritakanpengalamannya. Ada sesuatu di dalam suratnya itu yangmendorong perusahaan tersebut mengundangnya ke NewYork. Sesampai dia di sana, dia diantar oleh pejabatperusahaan berkeliling pabrik, dan ketika berbicaradengan insinyur kepala perusahaan tersebut tentangdunianya yang mendadak telah berubah, tiba-tiba diamendapatkan ide. Ide atau semacam cetusan pikiranitulah yang mengubah kondisi cacatnya menjadi sebuahaset yang amat bernilai, yang kelak akan mendatangkanuang baginya, sekaligus kebahagiaan untuk ribuan orangyang senasib dengannya.

Ringkasnya, cetusan pikirannya adalah sebagaiberikut: Dia merasa dapat membantu jutaan penyandangtuna rungu yang seumur hidup belum pernah menggunakan alat bantu itu, seandainya dia bisa berkisah kepadamereka tentang dunia barunya. Kemudian saat itu jugadia memutuskan untuk membaktikan sisa hidupnya bagipara penyandang tuna rungu. Selama sebulan penuh diamelakukan riset intensif. Dia menganalisa sistem pemasaran perusahaan yang memproduksi alat dengarnya, kemudian menciptakan cara dan sarana untuk berkomunikasidengan para penyandang tuna rungu di seluruh dunia,

untuk berbagi cerita dengan mereka tentang DuniaBarunya. Setelah riset itu selesai temuan risetnya. Ketikadia mempresentasikan usulannya kepada perusahaan itu,seketika dia ditawari sebuah jabatan penting demimenjalankan ambisi mulia tersebut. Dia nyaris tak pernahbermimpi dapat membawa harapan bagi ribuan orang tuli,yang tanpa bantuannya seumur-umur mereka akan terushidup dalam kesenyapan dan kebisuan abadi.

Tak lama setelah dia bermitra dengan produsen alatbantu pendengaran tersebut, dia mengundang saya kesebuah kelas yang diselenggarakan oleh perusahaannyauntuk mengajar cara berbicara dan mendengar bagi parapenderita tuli-bisu. Karena saya belum pernah mendengaradanya kursus seperti itu, saya sempat merasa skeptis.

Tetapi di kelas itu saya menyaksikan sebuah peragaanyang membuat saya semakin memahami tindakan saya dimasa lampau demi menghidupkan KEINGINAN anak sayauntuk memiliki pendengaran normal. Saya melihat diamengajar para penderita tuli bisu berbicara melaluipenerapan prinsip yang pernah saya gunakan untukmenyelamatkan anak saya dan ketulian, lebih dan duadasawarsa silam.

Lewat perputaran Roda Nasib yang aneh, putra saya Blair dan saya telah ditakdirkan untuk membantumemperbaiki pendengaran kaum tuna rungu, bahkanmereka yang belum terlahir sekalipun. Setahu saya,hanya kami manusia yang membuktikan bahwa kondisi tulibisu dapat dikoreksi dan mengembalikan kehidupan normalpara penyandangnya. Saya pernah melakukannya untuk

78

sulit dibayangkan! Kita tak bisa memahami bagaimana diamemanfaatkan setiap situasi, setiap sosok manusia danbenda yang berada di dalam jangkauannya menjadi pirantiuntuk mengubah HASRAT KEINGINAN menjadi KENYATAAN. Boleh jadi suatu saat nanti ilmu pengetahuan akanberhasil mengurai rahasianya. Ke dalam benak Blair sayatanamkan KEINGINAN untuk dapat mendengar danberbicara seperti orang. Saya tanamkan di benaknyaHASRAT untuk mengubah kekurangannya menjadi asetyang paling berharga, dan KEINGINAN itu terwujud pula.

Modus operandi dan munculnya hasil-hasil yangmengejutkan itu tak terlalu sulit digambarkan, karena terdiri atas gabungan dari tiga fakta; pertama, saya gabungkan antara KEYAKINAN dan HASRAT untuk bisamendengar secara normal, yang selanjutnya saya tularkan kepada anak saya. Kedua, saya sampaikan keinginansaya kepadanya dengan semua cara yang bisa sayatempuh, melalui upaya yang konsisten dan berkesinambung selama bertahun-tahun. Ketiga, DIA PERCAYAKEPADA SAYA!

Beberapa tahun lampau seorang rekan bisnis sayajatuh sakit. Penyakitnya semakin parah dan akhirnya diadibawa ke rumah sakit untuk dibedah. Sebelum diadidorong ke ruang operasi, saya memandangi dia dalamdalam seraya berpikir bagaimana orang kurus keringseperti itu bisa menjalani operasi besar dengan selamat.

Dokter sudah mengingatkan bahwa kemungkinan sayamelihatnya keluar dan ruang operasi dalam keadaan hidupsangat tipis. Tetapi itu PENDAPAT DOKTER. Bukanpendapat sang pasien. Sebelum kereta dorong membawanya ke ruang bedah, dia berbisik lirih sekali, “Jangancemas, bos! Saya akan pulih dalam beberapa hari.”

;

Juru rawat yang menyaksikan semua itu memandangi saya dengan penuh iba. Tapi ternyata pasien itumemang selamat. Setelah semuanya usai, dokternyamengatakan, “Tak ada yang menyelamatkan dia selainsemangat hidupnya. Dia tak akan selamat dari mejaoperasi seandainya dia pasrah pada kemungkinan bahwadia akan tewas.” Saya sungguh yakin pada kekuatanHASRAT yang didukung oleh KEYAKINAN, sebab sayasendiri telah menyaksikan milyuner dan sosok berkuasa;saya lihat korban-korban yang selamat dan terhindar dari cengkeraman ajal; saya telah menyaksikan kekuatan itumenjadi medium yang membawa orang-orang yang kalahteraniaya dan gagal berkali-kali, untuk bangkit dankembali berusaha; saya melihat kekuatan yang samamemberikan kehidupan yang normal, sukses dan membahagiakan bagi Blair anak saya, kendatipun Alam menghadirkan dia ke dunia tanpa sepasang telinga.

Bagaimana cara mengendalikan dan memanfaatkan kekuatan HASRAT KEINGINAN? Jawaban- nya sudahAnda dapatkan di dalam bab ini dan juga akan Andatemukan pada bab-bab lain di dalam buku ini.

Ingin saya sampaikan di penghujung bab ini bahwasemua prestasi atau tujuan, baik atau buruk, harusdiawali oleh sebuah KEINGINAN YANG KUAT untukmencapai sebuah sasaran yang jelas dan pasti. Melaluiprinsip “mental chemistry” yang aneh dan dahsyat, Alamakan memberikan gejolak HASRAT YANG KUAT itu “suatukekuatan” yang tidak mengenal kata mustahil dan tak sudimenerima kegagalan sebagai realitas.

Iklan

One response »

  1. Ping-balik: Pembukaan Think and Grow Rich Karya Napoleon Hill Indonesia | Khokom Go-Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s