Sedikit Cerita tentang Final Fantasy VIII

Standar

Mungkin lebih tepatnya adalah sebagian dari conversation permainan FF VIII (Final Fantasy VIII). Ini adalah game Konsol PSX tahun 1998/1999 buatan Square Soft yang dulu pernah ngetren pada zamannya. Dan dengan gambar, cerita maupun permainan yang sangat bagus pada zamannya game ini mampu meraup keuntunngan sebesar. Didalam situs gamefaq.com, banyak orang yang memberi respon positif dan mengirimkan banyak faq didalamnya dengan professional (bukan murahan).

Ceritanya dimulai dari latihan Squall ( tokoh protagonis ) melawan Seifer, sang Rifal abadi tokoh        utama. Setelah Fmv, tiba-tiba Squall sudah dirawat oleh dokter kadowaki. Setelah itu Dr. Kadowaki memanggil Quistis Treppe (instructor), muncul wanita berbaju hijau yang memanggil nama Squall. Quistis datang dan menjenguk Squll, wanita berbaju hijau tadi menghilang. Sedikit cerita, langsung muncul Fmv tentang keadaan Balamb Garden.Gambar

Nama Garden ditujukan pada suatu akademi militer spesialis combat fighter yang tujuan akhirnya adalah mengalahkan Sorceress, Yaitu manusia special yang mendapat kekuatan khusus secara turun-temurun dan  mempunyai tugas sebagai pengatur dunia. Siswanya sendiri dinamakan SEED.

Dalam game ini ada banyak conversation yang sangat saya suka apabila sekalian memainkannya. Seperti mereka memang benar-benar hidup didunia, namun seluruh emosi dan tingkah laku, maksud saya segala hal dalam game sudah di setting oleh Square Soft sebagai Tuhannya.

Berikut Cuplikan-cuplikan Conversation yang sudah aku terjemahkan dalam bahasa Indonesia. Mohon maaf apabila terdapat banyak kesalahan dari terjemahan saya yang memang amatiran ini,,hehe

Selamat menikmati!

Conversation saat Quistis sharing pada Squall dibelakang Garden

Setelah perayaan terpilihnya anggota SEED yang baru, Quistis mengajak Squall pergi ke tempat rahasia, yaitu di belakang Training Center. Setelah sampai………

21-PSDX6D3D211

Quistis:  Aku sudah lama sekali tidak kemari…..

Squall dan Quistis termenung memandang pesona keindahan Balamb Garden waktu    malam hari. Terlihat lampu putih besar diatas menara yang menerangi malamnya hari itu

Quistis: Sekarang jam berapa?

Squall: Tengah malam….

quistis_sweetheart_spot_3

Quistis: Oh…………..(sambil melirihkan suaranya) “Sekarang aku bukanlah instruktor lagi, aku hanyalah seorang SEED biasa sama seperti kamu. Suatu saat nanti mungkin kita akan bertugas bersama”.

………………………

Squall: Oh………….benarkah?

………………………..

Quistis: Hah, hanya itu yang kamu ucapkan?

Squall melanjutkan ucapannya….

………………………….

Squall: Jika itu sudah ditetapkan, kamu harus menerimanya.

Quistis: Mereka mengatakan padaku bahwa aku telah gagal menjadi instruktor. Pada dasarnya, aku tidak mempunyai kemampuan sebagai pemimpin. Aku lulus menjadi SEED pada usia 15 tahun, dan pada 17 tahun aku berhasil menjadi instrukor………..itu sudah setahun yang lalu……….aku tahu aku salah……….tapi aku sudah berusaha melakukan yang terbaik.

(menoleh Squall) “Apa kamu mendengarkanku?”

……………………………..

Squall: Apa kamu sudah selesai……..?aku tidak mau membicarakan hal tersebut. Apa yang seharusnya kukatakan ketika mendengarkan masalah orang lain?

Quistis: Aku tidak mengharapkan balasan jawaban darimu. Aku hanya ingin kamu mendengarkanku. Itu saja.

……………………………..

Squall: Kalau begitu, bicaralah pada dinding.

Quistis: Apakah kamu tidak pernah ingin mengungkapkan perasaanmu pada orang lain?

…………………………………

Squall: (Sambil menoleh kebelakang) “Semua orang hanya memikirkan dirinya sendirinya. Aku tidak ingin menambah beban pada orang lain.”

Lalu Squall pergi meninggalkan Quistis,,,,,,,,,,

Quistis: (Quistis menatap Squall pergi) “Tidak ada jiwa kepemimpinan……….gagal menjadi instruktor………..mungkin mereka benar tentang aku”.

Quistis merenung…………..

Conversation setelah Trabia Garden Menjadi Target missil dari Galbadian

 

Setelah melihat missil yang baru saja diluncurkan………….

Quistis:  Sudah dimulai? Oh tidak!

Selphie lari menuju kearah Truk yang rusak dan berdiri diatas kepala truk. Selphie melihat Missill yang telah diluncurkan………..

Selphie: (sambil sedikit menahan tangis) “Mereka menargetkan missil antara Balamb dan Tarbia! Kita harus segera bertindak! Kita harus menghentikan Missillnya!”

Squall terkejut………

Selphie: Aku adalah siswa pindahan dari Trabia Garden! Aku tidak bisa hanya duduk tenang melihat Trabia Garden dalam bahaya! Squall, tolong lakukan sesuatu! Putuskan siapa saja yang harus pergi menghentikan Markas Missil Galbadia, sebelum semuanya terlambat!

Squall: (itu  mudah dikatakan daripada dikerjakan……..bagaimana bila terjadi sesuatu pada Tim yang aku pilih……?)

Rinoa berjalan mendekati Squall

Rinoa: Ayo kita lakukan. Squall yang menentukan anggota Tim. Squall harus pergi ke Balamb karena dia pemimpin. Semuanya harus sepakat! Dan Aku tidak peduli Tim mana yang harus aku ikuti.

Zell: Squall

Quistis: Kamu harus menentukan sekarang Squall!

Rinoa: Pikir baik-baik……..

(Squall memilih Rinoa dan Zell untuk ikut Timnya)

Sementara Irvine dan Quistis masuk dalam tim Selphie

Selphie: Aku dalam Tim markas missil! Harus kulakukan! Karena mereka telah menghancurkan Trabia-KU!

Squall: (Aku akan menuju Balamb Garden. Sisanya……pergi ke markas missil. Haruskah aku pergi dengan……..harus pergi sekarang). Misi ini sama seperti  pada misi biasanya. Ini bukanlah Order ataupun permintaan dari siapapun…..Selphie, apa kamu punya     rencana?

Selphie: Aku pikir kami harus menyamar memakai baju Galbadian ini, dan kami akan menelusup masuk kedalam  markas. Tapi…….sebentar. Kami harus berpikir kembali setelah kami sudah masuk kedalam. Bagaimana menurutmu, apakah kami akan baik-baik saja? Maaf…….maksudku, terima kasih. Kita tidak punya cukup waktu, kalian harus segera  menuju Balamb.

Sambil berlari menuju Balamb,…….

Squall: Sampai bertemu di Balamb

Tim Selphie segera memakai baju Galbadian dan membawa mobil Galbadian menuju markas Missil Galbadia

Singkat cerita ,setelah selesai mengoatak-atik dan mengobrak-abrik markas Galbadian Missile yang memang pada akhirnya Missile tetap tidak bisa dihentikan peluncurannya, akhirnya Tim Sephie meng-aktive-kan Self Destuction pada markas tersebut. Mereka terjebak tepat dibelakang pintu masuk markas dan tidak bisa keluar……….bahkan sempat melihat peluncuran missil ke-2 yang ditujukan pada Balamb Garden. Keadaan menjadi hening sebelum peledakan.

Selphie: (Apa kita terjebak?) (Semoga Squall baik-baik saja, benarkan?) (Sial) (Semuanya sudah berakhir)

Quistis: Kenapa sangat sunyi. Aku pikir akan lebih dramatis lagi pada akhirnya………….

Irvine: Squall,…. dia tidak percaya padaku…………itu sebabnya dia meletakkanku pada tim ini…..b

Selphie: (apa yang kalian katakan?) (dia memilih kita, karena dia percaya pada kita) . (Aku yakin itu) (Kita dapat melakukannya. Itulah yang dia pikirkan saat  memilih  tim ini) (Benarkan, Squall?)

Lalu  meledaklah Markas Galbadian Missile.

 

 

 

 

 

 

Conversation saat Squall disuruh Cid mencari Ellone dan pertama kalinya Squall bertemu dengan Ellone.

 

Setelah Balamb Garden berubah fungsi menjadi mobile suit tiba-tiba datang White Seed dengan tujuan menjemput Ellone dengan kapal kecilnya. Squall dan timnya mencari Ellone diseluruh Balamb Garden. Ternyata Ellone berada di perpustakaan Ballamb Garden.

Squall melihat wanita berambut hitam pendek sebatas pundak, memakai baju  putih, dan memakai rock serta selendang warna hijau yang sedang duduk membaca buku diperpustakaan. Wanita tersebut mendengar suara langkah kaki, kemudian wanita itu  menoleh kebelakang dengan perlahan. Setelah Squall berjarak 2 meter, lalu wanita itu berkata…….

Ellone: Ya Squall

Squall: Apa anda Ellone…….?

Ellone: (sambil mengangguk) Ya……

Squall: Apa anda Ellone?

Sang Ellone? (Apa sebenarnya ini?)

Anda tahu ………Laguna, Benarkan?

Ellone: Benar, aku sangat menyayangi paman Laguna.

Squall: Katakan padaku!

Apa ini yang kami alami!?

Ellone: Maafkan aku Squall.

Sangat berat untuk aku katakan.

Tapi …….satu hal………ini tentang masa lalu,,,,,,,,

Squall: (……..jadi kita melihat masa lalu?)

Ellone: Orang bilang kita tidak bisa mengubah masa lalu.13-PSDX6D3D213

Tapi jika masih ada………masih ada suatu kemungkinan, tidak ada salahnya mencoba khan?

Squall: (merubah masa lalu? Apa dia  serius? Sebentar……..)

Apakah kamu salah satu orang yang membawa kami pada, “dunia  mimpi”!?

Ellone: Maafkan aku

Squall: (…….jangan lagi. Banyak hal yang tidak aku mengerti)

Kenapa aku!?

Aku sudah cukup memiliki segudang masalah!?

Jangan libatkan aku pada hal seperti ini!

Ellone: Maafkan aku.

Squall: Jangan…..Jangan bersanding padaku!

Squall lemas dan terduduk pada salah satu kursi di perpustakaan. Squall depresi.

Tiba-tiba Xu datang……..

Xu: Squall, apa kamu menemukan Ellone?

Ellone: Umm…….aku Ellone

Xu: (melihat squall) “Apa kamu baik-baik saja?”

Squall hanya duduk diam menatap lantai, dengan pandangan yang lemas tak berdaya.

Sebelum Ellone  pergi bersama Xu, Ellone membisikkan sesuatu pada Squall. Lalu Ellone pergi.

Bisikan itu adalah……..”hanya kamu satu-satunya harapanku”

15-PSDX6D3D215

 

 

 

 

 

Setelah beberapa saat kemudian………..

Squall dan rekan-rekannya menatap kepergian Ellone bersama dengan kapal White SEED menuju ke tengah lautan. Waktu itu matahari mulai menghilang berganti dengan suasana kuning emas warna laut dan awan kemerahan layaknya waktu mag’rib. Dan sangatlah terasa sekali aroma sedap wangi laut yang sangat menggundahkan perasaan hati hingga akhirnya meneteskan air mata.19-PSDX6D3D219

Dalam angan-angan, Squall mengatakan pada dirinya sendiri………

“untuk pertama kalinya aku terpaksa harus menyetujui bahwa aku ada disini karena adanya orang lain”

Pada malam harinya sambil Squall merebahkan badannya di tempat tidur…….Squall gelisah berguling kekanan dan kekiri, memikirkan dan mengatakan pada dirinya sendiri berulang-ulang…….

“Aku baik-baik saja sendiri sekarang. Aku mempunyai semua kemampuan yang aku butuhkan untuk bertahan hidup. Aku bukanlah anak-anak lagi”

“Semuanya bohong”20-PSDX6D3D220

“Aku tidak mengerti apapun”

“Aku sangat pusing”

“Aku tidak ingin meminta bantuan orang lain”

“Bagaimana caranya aku melakukannya?”

“Seseorang katakanlah padaku…….?”

“Seseorang………? Jadi selama ini aku membutuhkan orang lain?”

Dalam mimpi Squall, Squall memimpikan saat dia masih anak-anak.

Squall Kecil: ….kakak……aku…..kesepian.

Kakak dimana……?

Tapi aku akan melakukan yang terbaik……….22-PSDX6D3D222

Aku baik-baik saja tanpamu, kakak.

Aku akan menjaga diriku sendiri.

 

 

 

Conversation sebelum Squall membawa Rinoa ke Esthar untuk menemui Ellone

 

 

Squall memegang tangan Rinoa diruangan Dr. Kadowaki

Squall: (Rinoa…tanganmu terasa sangat dingin) ( apa kamu akan seperti ini selamanya?) ……… siall, aku tidak bisa berbuat apapun!? Kamu sangat penuh kegembiraan. Sekarang kamu sama sekali tidak bersuara…….. aku ingin mendengar suaramu. (ini seperti berbicara pada tembok). Rinoa…… panggil namaku. (…….)

Squall pingsan. Dalam mimpi Squall……

Ellone: .……aku tidak bisa menghubungkan lagi

Squall:(Apa maksudnya menghubungkan…..?)

Ellone: Apa itu kamu Squall?

Squall: (Ya…….)

Ellone: “Hubung”, itu adalah hanya sebutanku saja ketika aku menggunakan kekuatan khusus. Oh, aku tau…….aku harus tidur dulu. Itu kenapa aku tidak bisa mengontrolnya.

Maafkan aku Squall.

Biarkanlah aku menggunakan jiwamu lebih lama lagi.

Squall: (ya, kembalikan aku kemimpi itu lagi)

Sekarang kita dengan Laguna dan Edea,

Laguna: Dia tidak ada ya,,,,,,

Edea: Bolehkah aku bertanya, sebenarnya apa yang sedang terjadi pada Ellone?

Laguna: Dia telah diculik oleh  prajurit Esthar. Aku sudah berusaha mencarinya, apapun kulakukan untuk masuk ke Esthar, tapi……….

Edea: Mereka mencari seseorang seseorang untuk mengalahkan sorceress, Adel?

Laguna: Ya….ya! sangat tepat!

Edea: Apakah dia keponakanmu?

Laguna: Tidak……tapi dia sangatlah manis! Oh, aku berharap bisa mendengar suaranya!

Squall: (aku ingin mendengar suara Rinoa)

…………………………………………………

Laguna merasa mendengar sesuatu….

Edea: Apakah ada masalah?

Laguna: Tidak……hanya……peri…….

Squall: (aku tidak peduli apakah itu masa lalu atau apa, Aku ingin mendengar Rinoa, Aku ingin melihat Rinoa.) (mungkin, kemungkinan masih ada cara untuk menolong Rinoa.)

Ellone: Kamu tidak dapat merubah masa lalu, aku hanya bisa menampilkannya saja. Ketika aku diculik, paman laguna berusaha untuk menemukanku…..tapi karena itu dia tidak bisa berada disisi Raine ketika Raine meninggal.

Raine ingin menunjukkan pada Laguna bayi yang baru saja dia lahirkan,,,,,Raine terus menunggu Laguna. Jadi apapun yang terjadi aku ingin merubah masa lalu, aku ingin Laguna tetap berada di desa…..

Tapi ternyata mustahil. Aku tidak bisa membuatnya kembali kemasa itu……….. dan juga……. Aku hanya bisa mengirimmu kedalam masa lalu pada orang yang sudah pernah kutemui sebelumnya.

…………

Maafkan aku Squall. Ini tentang “sambungan yang terputus”. Akan kucoba suatu saat nanti lagi.

Squall: (Kakak Ellone!) (aku………) (aku ingin mendengar suara Rinoa)

Squall terbangun.

Squall menuju Fisherman Horizon menggunakan Balamb Garden. Squall menggendong Rinoa dipunggungnya.

Squall: (…..maaf semuanya) (aku tidak bisa mengajak kalian seperti ini)

Squall keluar dari Balamb Garden dan berjalan menuju Esthar dengan menggendong Rinoa.

Saat dalam Rel Kereta api FH…….

Squall: Ini akan sedikit lebih berat, tapi kita akan tetap melakukannya.

Ketika Squall berjalan……

Squall: (……ini sangatlah jauh……) (Tidakkah pernah terpikirkan ini akan menjadi perjalanan yang sangat jauh……) (apa yang aku lakukan…….?) (pergi ke Esthar…..mencari Ellone……bertanya pada Ellone…..) (tapi belum tentu masalah akan selesai jika aku bertanya pada Ellone) (meskipun begitu……) (aku…..yakin akan berubah)

Squall berhenti dan meletakkan Rinoa dalam posisi duduk, kemudian Squall duduk dibelakangpunggung Rinoa dengan posisi membelakanginya

Squall: (apa yang teman-teman lakukan ya….?) (mungkin mereka menertawakanku. Atau mungkin, malah mereka marah……?)

bagaimana menurutmu?

Aku ingin mengatakan yang sebenarnya padamu……aku sangat-sangat khawatir tentang apa yang mereka kira tentang aku. Aku membenci sisi diriku yang ini…..

Itu  kenapa aku tidak ingin seorangpun tahu tentangku. Aku ingin menyembunyikan sisi itu dari orang lain. Aku benci itu. Squall tidak punya teman, laki-laki tertutup. Ini membuatku sangat tenang bila orang mengiraku seperti itu. Ini adalah rahasia antara aku dan kamu.

Mengerti?

Squall menggendong Rinoa lagi.

Squall: Rinoa…

Ketika berjalan,  Akhirnya Squall bertemu dengan Teman-temannya di ujung rel kereta api FH yang menghubungkan Esthar.

Quistis: Squall, kamu terlambat.

Zell: apakah sang putri masih tidur?

Quistis: Mungkin dia akan bangun dengan ciuman dari sang pangeran.

Squall: Kalian datang kemari hanya untuk mengatakan itu?

Quistis: Kamu akan pergi ke Esthar kan? Kami juga harus ikut.

Zell: kami mendapat perintah dari Edea.

Edea datang

Edea: Mari kita pergi bersama-sama, Squall.

Edea: Bila sudah siap, kita segera berangkat.

Squall: Apa tujuanmu pergi ke Esthar?

Edea: Aku harus  menemui Doctor Odine.

Zell: Dr. Odine. Kamu pernah  mendengar namanya kan Squall?

Squall: (…Odine?) ceritakan padaku.

Zell: Pernah tau barang yang bermerek Odine? Itu semua hasil karya Dr. Odine.

Jika ada merek yang menyangkut tentang Sorceress, Dr. Odine lah yang terbaik….

Squall: …Terima kasih. jadi, mengapa kamu harus menemui Dr. Odine?

Edea: Sorceress Ultimecia masih hidup. Kemungkinan dia akan berusaha mengontrol tubuhku sewaktu-waktu. Bila itu terjadi,,,aku akan menimbulkan bencana sekali lagi.

Aku berusaha melindungi diriku sendiri. Tapi jika aku kalah dengan kekuatan sorceress, maka akan terulang kembali.

Doctor Odine mungkin tahu jalan keluarnya. Dia mungkin akan menyelamatkanku. …aku mengerti.

Semuanya, ayo pergi  ke Esthar.

Kemudian Selphie dan Irvine datang dari arah menuju Esthar.

Zell: Yo, mereka kembali.

Quistis: Mereka berdua pergi untuk melihat situasi.

Selphie: Bagaimana Squall? Apa Rinoa masih Tidur? Psst… Psst…

Psst… (Rinoa sangat manis saat tidur.)

Squall: Terserah. Jadi bagaimana? Dapatkah kita pergi ke Esthar?

Selphie: Wooo! Nantang ya!?

Irvine: Selphie, jangan membuat Squall marah… Esthar berada di benua ini kan? Seharusnya kelihatan sangat besar dan jelas … tidak tau kenapa, aku tidak dapat menemukannya dimanapun.

Selphie: kami tidak menemukannya di utara atau selatan… berikutnya! Timur!

Conversation Ending dari Final Fantasy VIII

 

Ultimecia: …SeeD… SeeD……SeeD…… SeeD, SeeD, SeeD! TerKUTUK seMuA SeeD.

BERenaNG meNYEBrang geNErasi KE geneRAsi. INGin mengHANcurKANKU?. PaDAHAL aAKU akan mengGABUNGkan ZAMAN mENJadi sATu. BenNAR-BENar BODOH!

PenDERitaAnMU berAKHIir disiINi, SeeD. Harga YANGg hARUSs kaLIan baYAR adALAh keMATIAN diATASS KEmaTianN. KukIRIm KAU ke daLAM diMENSIi yANG belum peERNAHh KAU bayANGkaN. Dan aAKAn KUSIksa, DAN RASASKANLah kePEdDihan SELAma-laMANYAAA.

HAHAHAHAHAHAHAHA

Squall dan teman-temannya bertarung habis-habisan melawan Ultimecia. Ternyata Ultimecia mempunyai GF yang bernama sama dengan cincin yang dipakai Squall yaitu Griefer. Setelah Ultimecia kalah, muncul Ultimecia yang aneh, yaitu Ultimecia penjelajah waktu dan dia juga tidak mempunyai wajah serta menggunakan kekuatan yang belum pernah ada, yaitu “Apochalips”….

Setelah Ultimecia kalah, waktu menjadi kacau balau, sehingga semuanya menjadi putih dan tidak mempunyai bentuk.

Irvine: Apa sudah berakhir? Ayo! Ayo pergi kezaman kita!

Zell: Diam! Tetap tenang dan berpikir jernih kita harus lewat mana.

Selphie: hati-hati teman! Jangan sampai salah!

Quistis: apapun yang kalian lakukan, jangan sampai terhisap dalam lorong waktu!

Rinoa: waktu…tempat…aku harus bersama siapa… aku akan pergi kesana! dimana Squall. Squall! Squall! Ayo pulang! Kau dimana!?

Ternyata Squall tersesat pada ruang waktu yang tidak diketahui.

Squall: (…dimana aku?)

Rinoa: Squall! Kamu dimana!?

Squall melihat Squall muda.

Squall kecil: aku akan mencari kakak!

Edea muncul (non sorceress form).

Squall: (…Matron.)

Rumah Edea muncul.

Edea: permisi. Apa kamu melihat lelaki kecil?

Squall: kamu tidak usah khawatir. Anak itu tidak akan pergi kemanapun.

Edea: Aku juga berfikir seperti itu. Dasar bodoh…

Tiba-tiba, Ultimecia muncul. Squall mencabut gunblade-nya.

Squall: …masih hidup!?

Edea: …sorceress?

Squall: ya, Matron.kita sudah mengalahkannya… Matron, mundur.

Edea: tidak perlu bertarung. Sorceress itu hanya mencari seseorang untuk menerima kekuatannya. Untuk mati dengan tenang, Sorceress harus melepaskan kekuatannya. Aku tahu…, aku  akan menerima seluruh kekuatan sorceress. Aku tidak ingin salah satu anak disini menanggungnya.

Ultimecia: aku…tidak mungkin…kalah.

Squall: (memasukkan gunblade-nya) Matron!

Ultimecia melepaskan kekuatannya pada Edea. Ultimecia menghilang.

Edea: apakah ini…akhir?

Squall: …sepertinya.

Edea: kau memanggilku Matron. siapa…kau?

Squall: SeeD. SeeD dari Balamb Garden.

Edea: SeeD? Garden?

Squall: Garden dan SeeD adalah gagasanmu. Garden melatih SeeD.

SeeD dilatih untuk mengalahkan sorceress.

Edea: apa yang kamu katakan? kamu…anak dari masa depan?

Squall: …Matron.

Edea: kembalillah. Tidak seharusnya kamu disini.

Squall kecil datang.

Squall kecil : (pada Edea) …aku tidak menemukan kakak. …aku…sendirian?

siapa dia?

Edea: tak seorangpun. Kamu tidak perlu tau. Squall yang boleh ada disini adalah kamu.

(pada Squall) kamu tau bagaimana caranya kembali? Kamu tau bagaimana? Apa kamu baik-baik saja sendirian?

Squall: (…pasti aku baik-baik saja, Matron.)

Edea and Squall menghilang bersamaan dengan rumah Edea.

Squall: (karena aku tidak sendirian.)

………………………………………….

Squall: (…aku tidak sendiri.) (…jika aku memanggil, mereka akan menjawab.)

dimana kalian!? Rinoa! Kamu dimana!? Zell!

Selphie! Quistis! Irvine! Rinoa! (…aku…sendirian?) (Rinoa? Aku ingin mendengar suaramu.) (aku harus…pergi kemana?) (aku tidak bisa kembali…sendiri) Rinoa?

(aku…sendirian lagi?) (dimana…aku?)

Squall terus berjalan maju diruang hampa, tidak tau arah, sampai akhirnya dia jatuh karena kelelahan

Tiba-tiba jatuh satu bulu dari atas, Squall melihat dan menangkap bulu tersebut. Squall melihat Rinoa yang sedang membelakanginya didepan matanya. Saat Squall memanggil Rinoa, sesuatu yang aneh terjadi, Rinoa berbalik dan terlihat wajah yang sangat mengerikan. Lalu Squall melihat masa lalu saat dia pertama kali bertemu Rinoa dan berdansa dengannya dalam perayaan pengangkatannya sebagai SeeD. Squall melihat wajah Rinoa berulang-ulang dan menjadi sangat kacau, seperti melihat video yang diputar berulang-ulang dan akhirnya malah muncul Sadako dari Video tersebut karena saking kacaunya.

Rinoa yang sebenarnya berlari kembali menelusuri waktu  entah kemana untuk mencari Squall, yang sampai akhirnya Rinoa menemukan Squall yang terkapar tidak sadarkan diri disebuah lorong waktu yang telah berhenti, dan yang ada hanya tanah tandus dan kegelapan. Sebelum Rinoa menangis, tiba-tiba semuanya berubah menjadi sangat cerah seperti pagi hari yang dipenuhi dengan bunga-bunga bermekaran dan daun-daun yang berterbangan. Yang ternyata Squall dan Rinoa dibantu oleh Laguna dan Ellone untuk kembali pada zaman dimana seharusnya mereka berada.

Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat video-nya  sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s