Stop Kemaksiatan

Standar

Stop Kemaksiatan

 

Segala puji bagi Alloh, dzat yang telah menghilangkan kesusahan dari kami, sesungguhnya Tuhan kami adalah dzat Yang Maha Pengampun lagi Mensyukuri.

Adalah sebuah kenyataan bahwa Undang-undang telah dipersiapkan untuk menjerat yang melanggar. Aparat kepolisian diterjunkan untuk menyikat kejahatan, tetapi kejahatan dan kemaksiatan semakin meningkat, bahkan aparat sendirilah biang keladinya. Iblis yang dibarengi hawa nafsu, menawarkan sejuta peluang kemaksiatan. Perzinaan dan perselingkuhan semakin merajalela, minuman keras dengan berbagai macam nama dan bentuknya, semacam narkotika terus memakan korban, perjudian dengan mengatasnamakan undian berhadiah terus berjalan, hanya dengan mudahnya menekan tombol Handphone berupa sms, semuanya lancar.

”STOP KEMAKSIATAN” adalah jihad besar yang harus dikobarkan bagi umat muslim yang beriman. Sangatlah disesalkan bila kita hanya berpangku tangan dan terdiam tegak menerima takdir. Padahal masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk memerangi iblis dan setan sampai melumpuhkannya dengan idzin Alloh.

Berikut adalah penjelasan tentang kemaksiatan yang berdosa sangat besar.

1. Beratnya dosa perzinaan serta akibatnya

Zina adalah hubungan kelamin antara laki-laki dan perempuan yang tidak di ikat tali pernikahan yang sah. Perbuatan zina adalah perbuatan yang sangat kejam dan tercela dalam pandangan manusia yang beragama maupun yang bermoral dan berakal sehat. Kita lihat realita di televisi, perempuan yang mengandung anak haram berusaha melakukan aborsi untuk menutup malu. Yang berhasil aborsipun kadang-kadang mati bagi yang melakukannya. Bagi yang melahirkan, banyak anak yang dibuang dan ditelantarkan, bahkan sampai dibunuh. Untuk menutup malu, rela melakukan tindakan bunuh diri. Bila masih hidup, seorang pezina terutama wanita, harus menanggung malu sepanjang hidupnya beserta seluruh keluarganya. Selama 9 bulan, dia merasakan beban berat kehamilan tanpa kepedulian dan perhatian dari bapak yang sah dari anak yang dilahirkan. Tangisan seorang bayi yang seharusnya disambut dengan bahagia, hanya disambut dengan air mata dengan penuh penyesalan. Dan bila anak telah dewasa, pertanyaan tentang siapa bapaknya sebenarnya teraksa dijawab dengan perasaan dilema. Padahal siksa kubur dan neraka itu lebih berat daripada kenikmatan berzina. Berzina adalah dosa besar yang dìlarang oleh Alloh dan Rosulnya, sebagaimana ditegaskan dalam firman Alloh :

 

Dan janganlah kalian mendekati perbuatan zina, karena sesungguhnya zina adalah perbuatan yang keji dan sejelek-jeleknya jan (Surat Al Isro’ ayat 32).

 

Perzinaan di atas adalah zina yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan, namun sesungguhnya banyak penyaluran hasrat seksual yang termasuk dosa besar.

a. Senggama dengan sejenis (Homoseksual dan lesbian)

Perbuatan semacam ini pernah dilakukan kaum Nabi Luth, yaitu laki-laki melakukan hubungan seksual dengan laki-laki melalui dubur ataupun berhubungan badan dengan cara apapun.

 

Dan kepada Luth, kami telah berikan hikmah dan ilmu, dan telah kami selamatkan dia dari (siksa yang telah menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan keji (homoseksual). Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik. (Surat Al Ambiya’ Ayat 74).

Adapun hukumnya dalam islam adalah sama seperti zina.

Dari Abi Huroiroh, dari Nabi Shollallohu alaihi wasallam, di dalam urusan orang yang melakukan perbuatan kaum Luth, Nabi berkata, ”Ranjamlah yang atas dan yang bawah, ranjamlah keduanya, semuanya. ” (Rowahu ibnu Majjah)

b. Senggama dengan binatang (Bestiary)

Merupakan perbuatan yang menjijikan dan penyimpangan seksual, dan hukumnya berdosa besar sama seperti zina.

Barang siapa yang berzina dengan wanita mahromnya, maka bunuhlah dia, dan barang siapa yang berzina dengan binatang, maka bunuhlah dia dan bunuhlah binatangnya. (Rowahu ibnu Majjah 2564).

c. Onani atau Masturbasi

Ini adalah perbuatan yang sering dilakukan oleh kebanyakan anak-anak muda dengan melampiaskan nafsunya dengan tangannya ataupun benda-benda lainnya yang intinya bisa memuaskan hawa nafsunya. Adahlah pernyataan yang salah kaprah dan dijelomprongkan oleh Iblis, yang mengatakan bahwa onani/masturbasi itu adalah perbuatan yang wajar bahkan menyehatkan, seperti hanya pernyataan yang dibuat-buat.

Ada tujuh golongan yang Alloh tidak melihat mereka pada hari qiyamat dan Alloh tidak mau mensucikan (tidak mengampuni dosanya) dan Alloh tidak mau mengumpulkan bersama orang yang beramal (kebajikan) dan Alloh akan memasukkan mereka sebagai pertama kalinya orang yang masuk neraka, kecuali mereka yang bertaubat. Dan barang siapa yang bertaubat maka Alloh akan menerima taubatnya. (Tujuh golongan itu adalah) orang yang menikahi tangannya (onani/masturbasi), dan orang yang mengerjai dan orang yang dikerjai (homoseksual, lesbian) dan orang yang membiasakan minum arak, dan orang yang memukul kedua orang tuanya hingga meminta tolong, dan orang yang menyakiti tetangganya hingga melaknatinya, dan orang yang menikah (berzina) dengan istri tetangganya. (Rowahu Albihqy Fii Tsa’eb Al Iman 5232).

Maka dalam hal ini jika kita, khususnya kawula muda, hindarilah pemicu yang dapat membangkitkan hasrat apabila belum menikah. Pemicu tersebut bisa berupa gambar porno, video porno, pagelaran seni erotis, mata jelalatan, ataupun mendengarkan lagu-lagu cengeng yang berkisah tentang cinta.

2. Beratnya dosa meminum Khomr (sesuatu yang memabukkan)

Khomr adalah segala macam minuman ataupun sejenisnya yang memabukkan dan menghilangkan kesadaran bagi penikmatnya. Khomr dapat mengakibatkan penikmatnya kehilangan akal sehingga dia tidak mempunyai rasa malu lagi, berbicara tidak senonoh sehingga dia tidak tahu apa yang dia perbuat saat mabuk. Banyak kejahatan yang berasal dari khomr terutama minuman keras, seperti pemukulan, pembunuhan, perusakan, bahkan banyak orang tua yang sedang mabuk memperkosa anaknya sendiri.

 

Telah dilaknat sepuluh macam masalah khomr (yaitu), dilaknat khomr dengan keadaannya (fisiknya khomr), dan orang yang meminumnya, dan orang yang memberi minum khomr, dan orang yang menjualnya, dan orang yang membelinya, dan orang yang memerasnya, dan orang yang menyuruh memerasnya, dan orang yang membawakan dan orang yang menyuruh membawakan, dan orang yang makan hasil penjualannya (Rowahu Ahmad 4556).

 

 

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khomr, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib adalah perbuatan keji, termasuk perbuatan syetan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kalian mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syetan itu menghendaki timbulnya permusuhan dan kebencian diantara kalian lantaran (meminum) khomr dan berjudi itu, dan menghalangi kalian dari mengingat Alloh dan sholat, maka berhentilah kalian (dari mengerjakan perbuatan itu). (Surat Almaidah ayat 90-91).

 

Bahkan sering kita jumpai aparat kepolisian yang menghancurkan keberadaan khomr, seperti penghancuran berbagai jenis minuman keras dan pembakaran narkotika dalam berbagai bentuk. Karena memang minuman keras dan narkotika ini adalah penghancur dan perusak manusia, apalagi pemuda yang membiasakan menikmatinya agar dianggap pemberani. Pernah mendengarkan, orang yang mati setelah meminum minuman keras oplosan, narkotikapun tak kalah merenggut nyawa orang dari penyakit AIDS yang belum ada obatnya yang tentunya sangat mematikan.

3. Beratnya dosa berjudi

Judi adalah suatu permainan atau undian dengan memakai taruhan, dan pada akhirnya ada yang untung dan ada yang dirugikan. Judi tergolong dosa besar, karena dari sana akan menimbulkan atau memunculkan dosa-dosa lainnya, seperti penipuan, pencurian dan perampokan. Perjudian bisa menyebabkan orang lebih cepat marah, sehingga menimbulkan permusuhan bahkan sampai pembunuhan. Banyak pula keluarga yang bahagia, tentram dan damai tiba-tiba hancur berantakan akibat perjudian. Yang jelas uang hasil judi adalah uang haram. Bila dibelikan makanan, otomatis makanan tersebut adalah makan haram. Jika digunakan sebagai modal, maka usaha tersebut adalah usaha yang haram meskipun berbentuk shodaqoh sekalipun.

Nah, saat inipun banyak perjudian yang berbentuk pesan singkat serupa sms yang dikirim ke operator dan dijanjikan hadiah puluhan juta rupiah yang dalam kenyataannyapun masih diragukan. Tidak kalah lagi mengikuti kuis di televisi yang dijanjikan iming-iming hadiah mewah. Sebagai umat muslim, sadarlah bahwa semua itu adalah tipu muslihat iblis untuk menyilaukan hati kita. Maka dari itu dilarang keras kalau kita mengumbar-umbar hawa nafsu, tidak tahan dan ikut saja yang penting puas. Padahal jelas-jelas keinginan (hawa nafsu) adalah pembawa malapetaka yang sangat mengerikan.

Ingatlah bahwa umur kita tidak akan lebih dari 100 tahun, kalaupun ada itupun sudah tidak muda lagi dan keriput dimana-mana. Kita pasti mati dan setelahnya ada surga dan neraka. Kita tidak bisa memilih di tengah-tengah antara surga dan neraka. Kalau tidak masuk surga berarti masuk neraka.

Dan ada dari umar berkata, ”perbanyaklah mengingat neraka, maka sesungguhnya panasnya neraka itu amat sangat, dan sesungguhnya dasarnya itu jauh, dan sesungguh pemukulnya itu besi.” (Rowahu Tirmidzi 2776)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s